1.340 ORANG SIAP IKUTI SELEKSI PENERIMAAN TERPADU POLRI TA. 2026, DI POLDA KALSEL

KALSEL,ikagawanews.id  – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan pada Selasa 31/3/2026 siang, menggelar Penandatangan Fakta Integritas sekaligus Pengambilan Sumpah Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 Panda Polda Kalsel, bertempat di Rupatama Polda Kalsel Di Banjarbaru.

Sebagaimana diketahui proses rekrutmen merupakan bagian yang tidak terpisahkan pada setiap organisasi tak terkecuali dalam institusi kepolisian, setiap tahun polri melaksanakan penerimaan anggota baru yang tidak hanya bertujuan untuk menambahkan jumlah personil, tetapi juga menggantikan anggota yang telah memasuki masa pensiun.

Proses penerimaan ini menjadi sarana penting untuk melahirkan sumber daya manusia polri yang memiliki pengetahuan, keterampilan dasar kepolisian, ketangguhan mental, serta sikap perilaku yang mencerminkan propesionalisme dalam melaksanakan tugas utama polri, Yang bertujuan agar setiap anggota polri mampu menjalankan tugasnya dengan penuh integritas disiplin dan dedikasi demi kepentingan masyarakat bangsa dan negara.

Antusiasme dan kepercayaan masyarakat Kalsel pada penerimaan anggota Polri tahun 2026 ini, di sampaikan Kapolda Kalsel Rosyanto Yudha semakin meningkat, terbukti dengan tingginya jumlah animo para anak muda yang mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi menjadi anggota Polri di Polda Kalimantan Selatan, yang tercatat hingga saat ini mencapai 1.340 orang yang sudah terperifikasi, yang terdiri dari 1.114 Pria dan 226 Wanita, dengan rincian Taruna dan taruni kepolisian berjumlah 79 orang, Bintara Polisi tugas umum sebanyak 1.118 orang, Bintara Intelegen sebanyak 52 orang, Bintara Polair sebanyak 15 orang, dan Bakomsus sebanyak 32 orang, Bintara Repro sebanyak 7 orang, Tamtama Brimob 31 orang, dan yang terakhir Tamtama Polair sebanyak 4 orang.

Menurut Rosyanto Yudha data ini tidak hanya menunjukkan besarnya minat anak – anak muda untuk dapat berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara melalui profesi kepolisian, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa semangat pengabdian kepada bangsa dan negara semakin menggelora dikalangan generasi muda.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan juga berpesan kepada semua panitia agar menjaga propesionalisme dan integritas, serta tidak melakukan penyimpangan dalam bentuk apapun, dan jangan sekali – sekali menerima janji atau imbalan dari pihak manapun, yang dapat merusak kredibilitas proses seleksi.

Penilaian harus dilakukan secara obyektif dan transparan dengan memberikan informasi yang jelas, dan tepat kepada peserta mengenai hasil seleksi tanpa adanya penundaan atau memanipulasi apapun.

Dan kepada pengawas internal dan eksternal Kapolda Kalsel berharap agar dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, jika di temukan adanya pelanggaran serta penyimpangan sekecil apapun segera dilaporkan kepada kordinator pengawas yaitu Itwasda maupun Propam Polda Kalsel atau terus berjenjang keatas.(Red/Hum)