“Satgas Keladi Sagu Hadirkan Harapan Baru: Layanan Kesehatan Menyapa Warga Toladan yang Terpencil”

Sentani,ikagawanews.id – Di balik pesatnya pembangunan di wilayah perkotaan, masih ada kampung-kampung di Papua yang harus berjuang keras untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar. Kampung Toladan di Kabupaten Jayapura adalah salah satunya. Letaknya jauh dari puskesmas, akses jalan terbatas, dan sebagian warganya bahkan berasal dari daerah pegunungan yang lebih terpencil seperti Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (26/11).

Di tempat yang sunyi dari fasilitas kesehatan itulah Satgas Keladi Sagu Polres Jayapura bersama tim medis Operasi Rasaka Cartenz memilih untuk hadir. Mereka menempuh perjalanan panjang menuju Toladan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang selama ini menunggu bantuan datang menghampiri.

Kedatangan tim mendapat sambutan hangat dari warga. Masyarakat berkumpul untuk memeriksakan kesehatan mereka, mulai dari anak-anak hingga orang tua yang selama ini hanya bisa menahan keluhan karena sulitnya menjangkau puskesmas.

Bagi warga seperti Meni Wisal, kehadiran tim kesehatan Polri merupakan jawaban atas harapan yang lama terpendam.
“Jalan ke puskesmas sangat jauh. Baru kali ini ada kegiatan kesehatan datang langsung ke tempat kami. Kami bersyukur dan sangat berterima kasih kepada Satgas Keladi Sagu. Semoga bisa sering dilakukan,” ujar Meni dengan wajah lega.

Ketua RT Toladan, Haikal, turut menyampaikan bahwa keterbatasan akses telah menjadi persoalan utama bagi warganya. Ia berharap kegiatan pelayanan kesehatan bergerak seperti ini dapat menjadi kegiatan rutin untuk membantu masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta pembagian vitamin. Tidak sedikit warga yang meminta bantuan tambahan berupa kelambu untuk mencegah malaria, penyakit yang masih dominan di wilayah tersebut.

Dokter Desi Ramadani dari Klinik Polres Jayapura yang ikut turun langsung menuturkan bahwa kondisi kesehatan masyarakat di Toladan menggambarkan tantangan serupa di banyak wilayah Papua.

“Kami menemukan banyak kasus malaria, cacingan, infeksi kulit, ISPA, serta penyakit tidak menular seperti kolesterol dan hipertensi. Warga juga sangat membutuhkan kelambu, fogging, dan pestisida untuk mengurangi sarang nyamuk di rumah-rumah mereka,” jelasnya.

Kegiatan kemanusiaan Satgas Keladi Sagu dan Operasi Rasaka Cartenz di Kampung Toladan bukan hanya tentang memberikan obat atau pemeriksaan. Lebih dari itu, kehadiran mereka menjadi bukti bahwa negara hadir bagi masyarakat di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

Di tempat-tempat terpencil seperti Toladan, pelayanan kesehatan bukan sekadar kebutuhan, ia adalah harapan. Dan hari itu, harapan itu akhirnya datang.(Red/Hum)