Kapolda NTT Sambut Tim BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Pengelolaan Keuangan Polri

NTT,ikagawanews.id – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Kapolda NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. menyambut langsung kedatangan Wakil Penanggung Jawab 4 BPK RI, Ahmad Adjaam R Sempurna Djata, S.H., LLM., CFrA., CSFA. bersama Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) di Mapolda NTT, Rabu (4/2/2026).

Kunjungan tersebut dalam rangka pembukaan pelaksanaan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Polri Tahun Anggaran 2025 pada Satuan Kerja (Satker) Polda NTT serta satuan wilayah (Satwil) jajaran.

Kegiatan pembukaan pemeriksaan turut dihadiri Wakil Kapolda NTT, para Pejabat Utama Polda NTT, serta staf terkait. Sementara itu, para Kapolres jajaran mengikuti kegiatan secara daring melalui sarana zoom meeting.

Pembukaan resmi pemeriksaan ditandai dengan penyerahan surat tugas pemeriksaan dari Wakil Penanggung Jawab 4 BPK RI, Ahmad Adjaam R Sempurna Djata, kepada Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko.

Kapolda NTT: Audit adalah Komitmen Bersama

Dalam sambutannya, Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko mengawali dengan ungkapan rasa syukur serta menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim BPK RI.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya selaku Kapolda NTT menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim BPK RI. Kehadiran BPK RI merupakan suatu kehormatan sekaligus bentuk nyata komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab,” ujar Kapolda.

Ia menegaskan bahwa kehadiran BPK RI memiliki peran strategis dalam pengawasan dan pembinaan, khususnya terkait pengelolaan keuangan negara di lingkungan Polri.

“Oleh karena itu, kami akan memberikan dukungan penuh, membuka akses data dan informasi secara objektif, serta menjalin kerja sama yang profesional selama proses pemeriksaan berlangsung,” tegasnya.

Kapolda NTT juga menekankan kepada seluruh jajaran agar bersikap kooperatif, terbuka, dan profesional, serta menyediakan data dan dokumen yang dibutuhkan secara lengkap dan tepat waktu.

“Jadikan hasil audit sebagai dasar perbaikan dan peningkatan kinerja Polri ke depan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Rudi Darmoko berharap pemeriksaan ini dapat berjalan lancar, objektif, dan menghasilkan rekomendasi konstruktif guna meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan serta optimalisasi realisasi anggaran.

Dorong Budaya Akuntabilitas dan Pengawasan Internal

Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Polri yang Presisi dan akuntabel, Kapolda NTT menegaskan komitmen Polda NTT untuk terus meningkatkan pengawasan internal, memperkuat pengendalian manajemen, serta menanamkan budaya kerja yang berorientasi pada akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap aturan.

Mengakhiri sambutannya, Kapolda NTT mengajak seluruh Kasatker dan Kapolres jajaran menjadikan pemeriksaan ini sebagai sarana konsultasi untuk mendapatkan masukan dan bimbingan dalam pelaksanaan program Polri, peningkatan kinerja, serta pengelolaan anggaran.

BPK RI: Sinergi Kunci Tata Kelola Keuangan yang Baik

Sementara itu, Wakil Penanggung Jawab 4 BPK RI Ahmad Adjaam R Sempurna Djata dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan sikap kooperatif Kapolda NTT beserta jajaran.

“Pertemuan ini merupakan langkah awal yang krusial untuk membangun jembatan komunikasi yang sehat dalam rangka menjalankan amanat Undang-Undang,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa BPK RI memahami padatnya tugas kepolisian, sehingga pemeriksaan akan dikelola secara efisien tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Pemeriksaan ini akan menyasar 13 Satker Polda NTT dan 13 Polres jajaran, dengan fokus pada efektivitas serta kepatuhan pengelolaan anggaran. Tim pemeriksa berada di bawah supervisi Sarjono, S.E., Ak., M.B.A., CA., CSFA., yang bekerja dengan standar profesionalisme dan kode etik tertinggi.

“Mari kita bangun komunikasi yang efektif demi pemeriksaan yang objektif, sehingga tujuan pemeriksaan dan opini yang kredibel dapat tercapai. Sinergi ini adalah kunci bagi tata kelola keuangan negara yang lebih baik,” pungkasnya.(Red/Hum)