Kapolda NTT Dapat Apresiasi Tinggi Mabes Polri, Dinilai Transparan dan Humanis dalam Penanganan KM Putri Sakinah

Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si

KUPANG,ikagawanews.id – Kepolisian Republik Indonesia memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si beserta jajaran atas kepedulian, respons cepat, serta keterbukaan informasi kepada publik dalam penanganan berbagai agenda kamtibmas, khususnya penanganan tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah yang melibatkan korban Warga Negara Asing (WNA).

Apresiasi tersebut disampaikan dalam Zoom Meeting Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Operasi Lilin dan Aman Nusa II Tahun 2025 serta Persiapan Operasi Ketupat 2026, yang dipimpin langsung oleh Wakapolri, Jumat (9/1/2026), dari Mabes Polri.

Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 18.50 Wita ini diikuti jajaran Polda seluruh Indonesia. Untuk Polda NTT, rapat diikuti dari Ruang Vicon Lantai 2 Polda NTT, dan dihadiri oleh Irwasda, Karoops dan para Pejabat Utama Polda NTT.

Dinilai Sejalan dengan Semangat Polri Presisi

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa dalam forum tersebut, Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Polri) secara khusus menyampaikan apresiasi atas langkah Kapolda NTT dalam menyampaikan perkembangan penanganan peristiwa KM Putri Sakinah secara terbuka, cepat, dan bertanggung jawab.

“Astamaops Polri menilai keterbukaan informasi yang dilakukan Kapolda NTT dan jajaran, terutama melalui pemberitaan dan unggahan resmi, mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga kepercayaan publik, serta menunjukkan empati mendalam kepada para korban dan keluarga,” ujar Kombes Pol Henry.

Menurutnya, penyampaian informasi yang transparan dan humanis tidak hanya bernilai informatif, tetapi juga menjadi bentuk akuntabilitas institusi, terlebih peristiwa tersebut mendapat perhatian nasional hingga internasional.

Jadi Teladan Nasional

Lebih lanjut, Kabidhumas Polda NTT menyampaikan bahwa Astamaops Polri berharap praktik baik yang dilakukan Polda NTT dapat menjadi role model bagi satuan wilayah lain, khususnya dalam penanganan krisis dan komunikasi publik.

“Langkah ini sejalan dengan semangat Polri Presisi, terutama pada aspek responsivitas, transparansi, dan kehadiran negara dalam setiap situasi krisis. Harapannya, citra positif Polri tetap terjaga di mata masyarakat nasional maupun dunia internasional,” jelasnya.

Bahas Evaluasi Operasi dan Persiapan Pengamanan Lebaran

Selain menyampaikan apresiasi, rapat tersebut juga membahas hasil Anev Operasi Lilin 2025 dan Aman Nusa II 2025, serta kesiapan jajaran Polri dalam menghadapi Operasi Ketupat 2026. Paparan disampaikan oleh sejumlah pejabat utama Mabes Polri, di antaranya Wakapolri, Kakorsabhara, Kakorbinops Stamaops, Astamaops Kapolri, Irwasum Kapolri, hingga perwakilan Kapolda dan Gubernur Akpol.

“Polda NTT berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengamanan, dan komunikasi publik, khususnya menjelang Operasi Ketupat 2026, agar masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri secara nyata,” tutup Kombes Pol Henry.(Red/Hum)