Kapolres Malang Ikuti Giat Pencanangan Gerakan Santri Bermasker Kapolda Jatim Secara Virtual

Malang, IKAGAWANEWS.ID – Kapolres Malang mengikuti pelaksanaan kegiatan Pencanangan Gerakan Santri Bermasker yang diselenggarakan oleh Kapolda Jatim secara Virtual yang diikuti Polres Jajaran.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada hari Kamis, (25 Februari 2021), sekitar pukul 11.00 Wib sampai pukul 11.50 Wib. Bertempat di Ruang Rupatama Polres Malang.

Dalam pelaksanaan kegiatan diikuti oleh : DR. Ir. Wahyu Hidayat, M.M (PLH Bupati Malang). AKBP Hendri Umar, S.I.K., M.H (Kapolres Malang). Edy Handoyo, S.H., M.H (Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Malang). Kompol Toni Kasmiri, S.H., S.I.K (Wakapolres Malang). PJU Polres Malang. KH. Drs. M. Fadhol Hija’ (Ketua MUI Kab. Malang). dr. Umar Usman (Ketua PCNU Kab. Malang). M. Khohar (Kepala Kantor mewakili Ketua PD Muhammadiyah Kab Malang Drs. Mursidi, M.Pd). Rasyidi, S.Ag., M.Si (Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kab. Malang).

Selain itu, kegiatan tersebut juga diikuti oleh : Kapten Inf. Miftahudin (Pasiter Kodim 0818 Malang-Batu). Ustadz Fachri (mewakili Pengasuh PP An. Nur 2 Kec. Bululawang DR. KH. Fathul Bahri Badruddin, S.S., M.Ag). KH. Hamim Kholili (Pengasuh PP Roudlotul Ulum 2, Kec. Gondanglegi). Ustadz Bahrul Ulum (mewakili Pengasuh PP Al. Rifai 2, Kec. Gondanglegi Dr. KH. Muflich Zamachsyari, S.E., M.M). Gus Mastu (Pengasuh PPAI Darunnajah, Kec. Karangploso KH. Masfuk Zuhdi Al Muchtar). Perwakilan 3 santri dari masing-masing Ponpes.

Adapun uraian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pembukaan, yang diteruskan Menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan Pelaksanaan Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an, dan diteruskan bersama-sama mendengarkan sambutan Kapolda Jatim.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim menyampaikan, Gerakan santri bermasker diikuti oleh segenap unsur Forkopimda, organisasi masyarakat, Kyai, Habib, Ponpes & perwakilan satri.

“Bahwa kegiatan ini sbg sarana penanganan penyebaran COVID-19 dan menerangkan, tentang jumlah ponpes di jatim kurang lebih sekitar 4.000 dan untuk santri sekitar 1 juta, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat signifikan.

Lebih lanjut, Kapolda Jatim juga memaparkan, Akan dibagikan masker kurang lebih sebanyak 1 juta 200 ribu untuk santri di Ponpes.

Kemudian, Kapolda Jatim mengucapkan, terima kasih kepada semua kyai, habaib & seluruh masyarakat. Sehingga hingga saat ini sitkamtibmas jatim tetap kondusif.

Diakhir sambutannya, Kapolda Jatim menghimbau, agar tetap jaga silaturahmi dan sinergitas Demi Jawa Timur bangkit demi Indonesia maju.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Gubernur jatim yang menyampaikan, Saya berbicara dengan bahasa santri bahwa kegiatan santri bermasker ini merupakan Almuhafadhotu alan nafs yaitu melindungi satu sama lain.

“Gerakan bermasker ini bersifat resifrotal yaitu dibutuhkan kebersamaan dan saling mendukung satu dengan lainnya,“ tandasnya.

Masih kata Gubenur Jatim, sampai saat ini belum ditemukan obat COVID-19 yang sudah ada yaitu vaksin COVID-19 dan di Jatim saat ini kurang lebih baru 2 juta yang sudah terjangkau vaksin.

“Sedangkan, untuk vaksin lansia baru hari ini dimulai, dan kekebalan vaksinasi sekitar 6 bulan begitu juga bagi penyintas sehingga pemakaian masker, cuci tangan dan menjaga jarak tetap harus dilaksanakan,“ tukasnya.

Menurut Gubenur Jatim, Program dan ikhtiar yang dilaksanakan oleh Kapolda yaitu gerakan santri bermasker, sehingga dapat signifikan. Hal ini merupakan salah satu upaya guna melindungi jiwa yang menuju kehidupan yang masalah.

Dikesempatan itu, Gubenur Jatim juga mengucapkan, Terima kasih kepada Kapolda, Pangdam dan seluruh elemen yang mendukung penanganan COVID-19.

Selanjutnya, dilaksanakan pemakaian secara simbolis masker kepada santri. Dan acara diteruskan dengan pembacaan ikrar santri.

Dalam ikrar para santri mengucapkan, Kami santri Jawa Timur mendukung gerakan santri bermasker dalan rangka mencegah penyebaran COVID-19 dan selalu memakai masker dalam semua kegiatan serta selalu menjaga jarak.

Di samping itu, para santri juga mengucapkan, akan selalu Menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dan Membatasi mobilitas serta Menghindari kerumunan.

Kemudian, dilaksanakan acara Penyerahan masker oleh Forkopimda Jatim kepada pimpinan Ponpes dan santri.

Dilanjutkan melaksanakan pembacaan Doa yang diteruskan Menyanyikan lagu Padamu Negeri.

Lalu, dilaksanakan acar Penyerahan secara simbolis masker oleh Kapolres Malang kepada Pengasuh dan santri Ponpes.

Pada kesempatan itu, sambutan Kapolres Malang yang menyampaikan, Ucapan Terima kasih kepada Kyai pengasuh Ponpes dan perwakilan santri serta Forkopimda, MUI yang hadir dalam kesempatan ini.

Lebih lanjut, Kapolres Malang juga menjabarkan, Kegiatan ini adalah program yang dilaksanakan di seluruh jajaran Jatim yaitu ulama dan santri bermasker.

“Kearifan lokal yang ada berupa ketaatan kepasa para ulama dan guru tersebut merupakan dasar yang mendukung giat tersebut karena sekitar 80% di wilayah kita merupakan muslim,“ tuturnya.

Dijelaskan, Program ini merupakan usaha dari jajaran Forkopimda guna membiasakan santri dan masyarakat guna memakai masker serta penerapan prokes.

“Sebab, Di Kab. Malang penyebaran COVID-19 masih tinggi sehingga diharapkan giat ini dapat menurunkan penyebaran COVID-19 di Kab. Malang selain dari giat lainnya yg terus dilaksanakan berupa ops yustisi, covid hunter kampung tangguh dan lain-lain,“ paparnya.

Diharapkan, agar para santri yang hadir dapat menjadi contoh bagi para santri lainnya dan dari Forkopimda akan melaksanakan kunjungan ke Ponpes.

Kapolres Malang juga menambahkan, selama kegiatan berlangsung aman dan kondusif. (Hum/Kri/Red)