Kapolresta Banda Aceh Hadiri Aceh Ramadhan Festival 2026

Kapolresta Banda aceh, Kombes Pol Andi Kirana

BANDA ACEH,ikagawanews.id – Aceh Ramadhan Festival 2026 resmi digelar di pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Minggu 1 Maret 2026 sore. Festival religi yang menjadi ikon wisata di Bumi Serambi Mekkah ini akan berlangsung hingga 7 Maret 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang disusun oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Aceh Ramadhan Festival menjadi salah satu agenda unggulan nasional dalam mendorong sektor pariwisata berbasis budaya dan religi.

Pantauan di lokasi, panggung utama telah berdiri megah di pelataran masjid. Sejumlah stan UMKM yang menjajakan beragam kuliner khas Aceh juga tampak siap menyambut pengunjung. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan akan dibuka oleh Asisten Gubernur Aceh.

Mengusung tema “The Truly Spiritual Journey in Serambi Mekkah”, Aceh Ramadhan Festival 2026 menghadirkan pengalaman spiritual Ramadhan yang autentik melalui berbagai kegiatan, seperti eksibisi, bazar, ragam lomba Islami, buka puasa bersama, hingga pameran artefak dan manuskrip Islam. Festival ini dirancang sebagai perpaduan antara wisata religi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kapolresta Banda aceh, Kombes Pol Andi Kirana turut hadir dalam kegiatan tersebut mendampingi Dir Binmas Polda Aceh Kombes Pol Donny Siswoyo.

Ketua panitia, Akmal, mengatakan festival tahun ini tetap menghadirkan kegiatan berkualitas berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai keislaman.

“Festival kali ini menghadirkan event berkualitas berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai keislaman. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Aceh Ramadhan Festival tahun ini juga digelar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh,” ujarnya.

Menurutnya, momentum Ramadhan menjadi kesempatan penting untuk memperkuat posisi Aceh sebagai destinasi wisata religi unggulan di Indonesia.

Ia menambahkan, penyelenggaraan festival melibatkan berbagai instansi, BUMN, hingga perbankan. Kolaborasi tersebut dilakukan mengingat keterbatasan anggaran daerah yang sebagian dialihkan untuk penanganan bencana di Aceh.

“Kita melibatkan semua instansi, BUMN, hingga perbankan untuk berkolaborasi pada kegiatan ini. Karena pada prinsipnya kita tidak bisa bekerja sendiri, terlebih dengan keterbatasan anggaran yang dialihkan untuk penanganan bencana Aceh. Jadi kita mengajak semua pihak untuk berkolaborasi menyukseskan acara ini,” kata Akmal.

Konsep festival tahun ini disusun lebih komprehensif dengan memadukan unsur spiritualitas, edukasi, ekonomi, serta kreativitas generasi muda. Rangkaian kegiatan meliputi lomba Tahfiz Al-Qur’an, Cerita Islami, Lomba Mewarnai, Lomba Konten Ramadhan, dan berbagai perlombaan lainnya.

Selain itu, konsep Gampong Ramadhan menghadirkan puluhan UMKM kuliner khas Aceh dan Nusantara, termasuk aneka takjil tradisional selama festival berlangsung.

Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, Aceh Ramadhan Festival 2026 diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara, sekaligus mempertegas identitas Aceh sebagai destinasi spiritual unggulan Indonesia.(Red/Hum)