Manfaatkan Eks Lahan Tambang, Polisi Samarinda Bisa Panen 22 Ton Jagung

SAMARINDA,ikagawanews.id – Polresta Samarinda menunjukkan peran aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional sepanjang tahun 2025. Tidak hanya menjaga keamanan, jajaran kepolisian sukses mengoptimalkan puluhan hektare lahan untuk sektor pertanian dan pemenuhan gizi masyarakat.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengungkapkan bahwa total lahan produktif yang dimanfaatkan pihaknya mencapai 61 hektare. Menariknya, dari total luasan tersebut, sebanyak 8 hektare di antaranya merupakan optimalisasi lahan eks tambang yang disulap menjadi area pertanian produktif.

Program penanaman jagung di lahan-lahan tersebut telah menghasilkan panen sebanyak 22 ton. Distribusi hasil panen ini dilakukan secara strategis untuk menjaga stok pangan. Yakni 10,2 ton diserap oleh Badan Urusan Logistik (Bulog), sedangkan 11,8 ton dijual kepada masyarakat umum untuk membantu memenuhi kebutuhan pasar.

“Wilayah Loa Janan Ilir menjadi lokasi penanaman paling produktif dengan kualitas jagung yang sangat baik. Kami berkomitmen untuk terus menambah luas area penanaman ke depannya,” ujar Hendri.

Prestasi Polresta Samarinda tidak berhenti di sektor pertanian. Dalam upaya menekan inflasi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), Polresta Samarinda berhasil meraih predikat Satuan Kerja (Satker) Nomor 1 di Kalimantan Timur (Kaltim) dalam membantu Bulog menyalurkan Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di bawah harga pasar.

Kemudian dii sisi pemenuhan gizi, Polresta Samarinda melakukan inovasi dengan menyulap salah satu rumah jabatan menjadi markas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program ini fokus pada pemberian makanan sehat bagi masyarakat dan pelajar.

Hingga akhir tahun 2025, total penerima manfaat dari program SPPG ini telah mencapai 91.066 orang. “Setiap harinya, SPPG kami mampu menyalurkan hingga 2.500 porsi makanan bergizi ke sekolah-sekolah terdekat di Samarinda ini,” pungkas Hendri.(Red/Hum)