Polda NTT Gelar Rikkes Tahap I SIPSS di RSB Kupang, Kapolda Tegaskan Proses Transparan dan Akuntabel
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si
NTT,ikagawanews.id – Polda Nusa Tenggara Timur melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I bagi peserta Seleksi Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Hemodialisa Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Kupang, Jumat (23/1/26).
Sebanyak delapan orang calon siswa (Casis) SIPSS mengikuti tahapan Rikkes awal ini sebagai bagian dari rangkaian seleksi yang ketat, objektif, dan transparan guna menjaring calon perwira Polri yang berkualitas, sehat jasmani, serta memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Rikkes Tahap I Polri meliputi pemeriksaan fisik dasar dan kesehatan luar. Pemeriksaan tersebut mencakup pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah dan nadi, tes mata (visus dan buta warna), pemeriksaan Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT), gigi dan mulut, serta pemeriksaan fisik menyeluruh seperti postur tubuh, kondisi kulit, varikokel, hingga pengecekan tato dan tindik. Seluruh tahapan dilakukan untuk memastikan proporsi tubuh dan kondisi fisik kasat mata para peserta memenuhi persyaratan.
Sistem penilaian dalam Rikkes ini menggunakan skala Stakes (S1 hingga S4), dengan hasil pemeriksaan diumumkan langsung pada hari yang sama atau One Day Service. Mekanisme ini diterapkan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas proses seleksi.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Rikkes Tahap I merupakan tahapan krusial yang tidak bisa ditawar dalam proses seleksi SIPSS.
“Pemeriksaan kesehatan tahap awal ini bertujuan memastikan seluruh calon perwira Polri benar-benar memenuhi standar kesehatan yang telah ditentukan. Proses dilaksanakan secara profesional, objektif, dan transparan tanpa ada intervensi dari pihak manapun,” tegas Kapolda NTT melalui Kabidhumas.
Lebih lanjut disampaikan, penerapan sistem One Day Service menjadi bukti komitmen Polda NTT dalam mewujudkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam setiap tahapan seleksi.
“Kami ingin seluruh peserta merasa yakin bahwa hasil yang diperoleh murni berdasarkan kemampuan dan kondisi masing-masing. Tidak ada yang ditutup-tutupi, semua langsung diumumkan,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Karo SDM Polda NTT Kombes Pol Dr. H. Juli Agung Pramono, S.H., S.I.K., M.Hum turut hadir memantau secara langsung setiap tahapan Rikkes Tahap I. Kehadiran Karo SDM bertujuan memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur, standar operasional, serta menjamin integritas pelaksanaan seleksi.
Polda NTT berharap melalui tahapan Rikkes ini dapat terjaring calon perwira Polri dari jalur SIPSS yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kondisi fisik dan kesehatan yang prima untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di masa mendatang.(Red/Hum)