CILACAP,ikagawanews.id – Polresta Cilacap membangun jembatan Merah Putih Presisi di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu, ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai solusi konkret bagi kebutuhan akses masyarakat pedesaan yang selama ini terkendala sarana penghubung. Jum’at (13/02/2026).

Jembatan ini menghubungkan dua dusun, yakni Dusun Ciloning dan Dusun Pengampiran, yang selama ini mengalami kendala akses akibat kondisi jembatan lama yang tidak memadai. Memang terdapat jalur alternatif, namun warga harus menempuh jarak memutar cukup jauh sampai 6 km. Pembangunan jembatan ditargetkan selesai sebelum Lebaran guna membantu kelancaran mobilitas masyarakat.

Kondisi sebelumnya dinilai memprihatinkan karena masyarakat terpaksa menggunakan talang air sebagai jembatan penghubung. Situasi itu tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga menghambat aktivitas harian masyarakat. Karena itu, pembangunan jembatan Merah Putih Presisi menjadi solusi agar mobilitas warga berlangsung aman dan lancar.
Sedikitnya 278 kepala keluarga atau lebih dari 1.200 jiwa di lima RT dari dua dusun akan merasakan dampak langsung pembangunan itu, terutama untuk mobilitas menuju lahan pertanian, kebun, serta akses pendidikan ke SD Negeri Karanganyar 05. Infrastruktur ini dinilai vital karena menjadi jalur utama aktivitas ekonomi dan pendidikan warga.
Kapolresta menegaskan pembangunan merupakan bentuk kepedulian nyata Polri terhadap kebutuhan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan wujud kepedulain dari Institusi Polri, Khususnya Polresta Cilacap. Kami ingin membantu masyarakat agar memiliki akses mobilitas yang mudah sehingga dapat menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat,” Tegasnya.
Ia menambahkan pembangunan ini membutuhkan dukungan warga. “Kami mengajak masyarakat bergotong royong dalam proses pembangunan. Setelah selesai, jembatan ini harus dimanfaatkan dan dijaga bersama karena yang merawat adalah kita semua,” ujarnya
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas pihak guna menjaga keberlanjutan fungsi jembatan tersebut. Jika di kemudian hari terjadi kendala atau kerusakan, masyarakat diimbau segera berkoordinasi melalui Polsek, pihak kecamatan, maupun pemerintah desa agar dapat segera ditindaklanjuti dan diperbaiki.
Camat Gandrungmangu menyampaikan apresiasi atas pembangunan tersebut. “Kami berterima kasih atas program ini. Ini bukti perhatian Polri yang hadir di tengah masyarakat serta sinergi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan dan infrastruktur desa,” katanya.
Groundbreaking ini menjadi bukti bahwa peran Polri tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir membantu kebutuhan masyarakat. Acara dihadiri pejabat utama Polresta, Camat Gandrungmangu Fathan Adhy Candra, Danramil, Kepala Desa Karanganyar, serta tokoh masyarakat setempat.(Red/Hum)