Press Release, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Penipuan Investasi Bodong

Malang, IKAGAWANEWS.ID – Kapolres Malang AKBP Hendri Umar S.I.K, M.H. melaksanakan kegiatan Press Release, pada hari Senin, (08 Februari 2021), sekitar pukul 13.00 Wib. Bertempat di Lobby Polres Malang.

Kegiatan Press Release terkait keberhasilan Satreskrim Polres Malang ungkap kasus tindak pidana penipuan di Dsn. Gunungjati RT. 019 RW. 006 Ds. Gunungjati Kec. Jabung Kab. Malang.

Dalam pelaksanaan kegiatan Press Release diikuti oleh : Kasat Reskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, S.I.K. Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko, S.H. Dan Personel Humas.

Untuk diketahui, kegiatan Press Release menghadirkan tersangka penipuan atas nama inisial, RH, Pr, Umur 43 Th, Agama Islam, Pekerjaan Karyawan swasta (penyanyi dangdut), alamat KTP – Jalan Kebon Jeruk V/ 5 Rt. – Rw. 02 Kec. Lowokwaru Kota Malang dan Sekarang – Jalan Candi Bima No 27 Rt. 05 Rw 01 Kel. Mojolangu Kec. Lowokwaru Kota Malang.

Selain tersangka, turut serta dihadirkan barang bukti yang berhasil diamankan petugas. Berupa :- 1 bendel rekening koran BCA atas nama Dewi Kurniawati No. Rekening 36815899xx periode Mei 2020.- 1 bendel rekening koran BCA atas nama Dewi Kurniawati No. Rekening 36815899xx periode Juni 2020.- 1 bendel rekening koran BCA atas nama Dewi Kurniawati No. Rekening 36815899xx periode Juli 2020.- 2 lembar print out screenshot percakapan WhatsApp atas nama Mbak Reni Mozza.
Disita dari Dewi Kurniawati (Korban).

Turut disita barang bukti dari tersangka RH berupa :- 1 bendel foto copy rekening koran BCA atas nama Sri Suwartini Norek 81606248xx periode Mei 2020.- 1 bendel foto copy rekening koran BCA atas nama Sri Suwartini Norek 81606248xx periode Juni 2020.- 1 bendel foto copy rekening koran BCA atas nama Sri Suwartini Norek 81606248xx periode Juli 2020.- 1 bendel foto copy mutasi harian BCA atas nama Renny Hermawati Norek 81613934xx periode 01/07/2020 s/d 23/07/2020.

Kepada wartawan, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar S.I.K, M.H., menjelaskan kronologis Kejadian terjadi pada tanggal 24 Mei 2020, saat itu tersangka menawarkan kepada korban investasi tembakau dengan keuntungan sebesar 50% dari nilai investasi dalam waktu 22 hari dan ada yang jangka waktu 14 hari namun keuntungan lebih kecil.

“Selanjutnya korban tertarik dan ikut investasi pada 26 Mei 2020 sampai dengan Juni 2020 dan hasil beberapa cair. Kemudian, korban kembali investasikan lagi. Total investasi korban antara lain Bulan Mei 2020 sebesar Rp. 78.500.000 dan di Bulan Juni 2020 sebesar Rp. 180.500.000 serta di Bulan Juli 2020 sebesar Rp. 142.000.000, dengan cara transfer ke Rekening BCA Nomor : 8160624xx atas nama Sri Suwartini dan Nomor : 8161393xxx atas nama Renny Hermawati melalui mobile banking dari handphone korban,“ terangnya.

Dikemukakan, Diantara Investasi tersebut yang korban hanya terima keuntungan sebesar Rp. 63.000.000.

Lanjut Kapolres Malang memaparkan, selanjutnya, korban menanyakan kepada tersangka mengenai investasi tersebut dan ternyata tersangka mengaku bahwa investasi tembakau tersebut tidak ada sedangkan uang dipakai sendiri oleh tersangka.

Masih kata AKBP Hendri, Atas perbuatan tersangka tersebut masing-masing korban mengalami kerugian :- Korban Dewi Kurniawati sebesar Rp. 88.500.000.- Korban Dewi Wulandari sebesar Rp. 297.000.000.- Korban Yuniar Adilla sebesar Rp. 65.000.000.

Ditambahkan, selama kegiatan berlangsung aman dan tertib serta kondusif. (Hum/Kri/Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.